Ads

Senin, 26 Desember 2011

Objek Wisata Pulau Jeju


Seongsan Ilchulbong atau Puncak Matahari Terbit adalah kawah gunung berapi yang memiliki luas 99.000 m² dan tinggi 182 m di sebelah timur Jeju


Spoiler for image:

Mokseokwon ("Taman Batu dan Kayu"), terletak 4 km di selatan Kota Jeju adalah taman yang memiliki kumpulan batu-batuan berbentuk unik dan akar-akar pohon tua yang sudah mati. Karena keunikannya, taman ini dijadikan sebagai monumen regional Jeju nomor 25.


Spoiler for image:

Spoiler for image:

Halla Arboretum (Kebon Raya Halla), tempat pelestarian sebanyak 506 jenis pohon, 90 spesies herbal. Terletak di sebelah barat Puncak Namjosun, selatan Kota Jeju.


Spoiler for image:

Spoiler for image:

Manjanggul (Gua Manjang), gua yang terbentuk dari aktivitas gunung berapi. Terletak di Desa Donggimnyeong, Kecamatan Gujwa, Kabupaten Jeju Utara, 30 km timur Kota Jeju. Dikenal akan stalaktit-stalaktit sepanjang 70 cm dan batu-batu dari lahar yang sudah membeku.


Spoiler for image:

Kebon Raya Yeomiji, kebon raya terluas di Asia (12.210 m²). Mengkoleksi berbagai jenis tanaman anggrek tropis, dilengkapi dengan observatorium, institut ekologi. Di luarnya terdapat replika taman-taman terkenal.


Spoiler for image:

Gelanggang Pacuan Kuda Jeju, didirikan oleh Asosiasi Pacuan Kuda Korea untuk mengembangkan olahraga berkuda di Jeju. Pacuan kuda diadakan seminggu sekali tiap hari Sabtu di tempat ini.


Spoiler for image:

Gunung Sanbang (Sanbang-san), terletak di Kabupaten Jeju Selatan


Spoiler for image:

Spoiler for image:

Institut Seni Bonsai (Bunjae Artpia), terletak di Desa Jeoji, Kec. Hangyeong, Kab. Jeju Utara. Didirikan tahun 1992, adalah tempat pemeliharaan bonsai khas Korea.


Spoiler for image:

Air Terjun Cheonjeyeon, terletak sebelah barat kota Seogwipo, Kab. Jeju Selatan. Terdiri dari tiga tingkat. Dilengkapi jembatan dan paviliun.

Spoiler for Air Terjun Cheonjeyeon:


Air Terjun Jeongbang, terletak 1,5 km di tenggara kota Seogwipo, salah satu dari 3 air terjun utama di Jeju. Air terjun Jeongbang langsung bermuara ke laut dan dianggap sebagai salah satu tempat yang pernah dikunjungi oleh Seo Bok, utusan Kaisar Qin Shi Huang (berkuasa 259 SM-210 SM) dalam perjalanan mencari obat panjang umur. Di dinding dekat air terjun terdapat ukiran yang bertuliskan ("Seobul gwa cha") yang menandakan kunjungan Seobul.


Spoiler for Air Terjun Jeongbang:

Oedolgae atau "Batu Kesepian" adalah batu karang setinggi 20 meter yang menonjol di pantai selatan kota Seogwipo.


Spoiler for image:

Taman Hallim, di dalamnya termasuk Gua Hyeopjae dan Ssangyong. Taman Hallim dilengkapi dengan kebon raya dan fasilitas rekreasi.

Spoiler for image:

Yongduam, bermakna "Batu Kepala Naga", dikarenakan bentuknya mirip kepala naga yang muncul dari air laut. Terletak di wilayah Kota Jeju.

Spoiler for image:

Kawah Sangumburi, salah satu dari tiga kawah utama di Jeju. Kawasan yang menjadi tempat konservasi flora, sebanyak 420 jenis spesies tanaman iklim subtropis, sedang dan alpen.


Spoiler for image:

Spoiler for image:
Chisatgae, kumpulan bebatuan yang membentuk persegi panjang di sepanjang pantai di Desa Daepo, antara Seogwipo dan Jungmun.

Spoiler for image:





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11495751

Update Screenshoot Pulau Jeju

Screenshoot Pulau Jeju



Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:

Spoiler for image:






sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11495751

۩ Pesona dan Keindahan Pulau Jeju di KOREA ۩


Pulau Jeju, KOREA
Pulau Jeju (Jeju-do) adalah pulau terbesar di Korea dan terletak di sebelah selatan Semenanjung Korea. Pulau Jeju adalah satu-satunya provinsi berotonomi khusus Korea Selatan. Pulau ini sedang gencar-gencarnya menjadi 7 Keajaiban Baru yang sangat didukung oleh semua masyarakat di Korea, dan berpeluang besar memenangkannya dikarenakan memiliki keindahan dan pesona alam yang luar biasa. Terletak di Selat Korea, sebelah barat daya Provinsi Jeolla Selatan, yang dahulunya merupakan satu provinsi sebelum terbagi pada tahun 1946. Ibukota Jeju adalah Kota Jeju (Jeju-si). Topografi Pulau Jeju terbentuk sekitar 2 juta tahun lalu oleh aktivitas vulkanis. Di tengah-tengah pulau muncul Hallasan (Gunung Halla), gunung tertinggi di seluruh Korea (1.950 m). Pulau ini bercuaca hangat sepanjang tahun dan pada musim dingin jarang turun salju, sehingga tanaman-tanaman yang tumbuh di daerah subtropis bisa bertahan hidup.

Pulau Jeju dijuluki Samdado, "Pulau yang Berlimpah dengan Tiga Hal" yaitu, bebatuan, wanita dan angin]. Karena memiliki keindahan alam dan kebudayaan yang unik, Pulau Jeju adalah salah satu objek wisata paling terkenal di Korea. Dalam catatan sejarah, Jeju disebut dalam berbagai nama, mulai dari Doi, Dongyeongju, Juho, Tammora, Seomna, Tangna atau Tamra. Kota pelabuhan terdekat Jeju dengan daratan utama Korea adalah Mokpo, propinsi Jeolla Selatan. Panjang garis pantai 253 km, luas keseluruhan 1.825 km². Suhu di Jeju dapat bervariasi, mulai dari tropis sampai subtriopis. Suhu rata-rata per tahunnya adalah 14,6° C dan 4,7° di musim dingin.

Keanekaragaman flora yang tumbuh di Jeju sangat berbeda dengan yang ada di Semenanjung Korea. Karena iklimnya yang baik, pulau ini ditumbuhi lebih dari 1.700 jenis tanaman, sehingga Jeju dijuluki sebagai "Pulau Botani" karena kekayaan floranya. Selama berabad-abad, penduduk Pulau Jeju dijuluki sebagai yukgoyeok ("enam jenis pekerja keras") yang merujuk kepada warga yang mengerjakan berbagai pekerjaan sulit dan berat untuk hidup, seperti mencari abalon dan kerang dengan cara menyelam ke dasar laut, membangun pelabuhan, beternak, membuat kapal dan bertani. Seringkali mereka diperas demi membayar upeti kepada penguasa di ibukota. Bencana alam seperti kekeringan dan angin topan juga sering mengakibatkan gagal panen dan kelaparan yang memakan banyak korban jiwa. Peristiwa paling kelam dalam sejarah rakyat Jeju adalah insiden berdarah pada periode pembentukan Republik Korea pada tahun 1948 sampai periode Perang Korea (1950-1953) dimana banyak warganya dibantai karena dianggap sebagai sarang pemberontak atau pengikut komunis. Karena mengalami kehidupan yang keras oleh tekanan penguasa, warga Jeju dikenal sebagai orang-orang yang tabah dan mampu bertahan dalam situasi yang sulit. Rakyat Jeju menyatakan tentang kehidupan mereka dengan ungkapan:


Code:
“ Kebahagiaan itu kecil seperti butir pasir, sementara kesedihan itu sebesar batu karang ”
Spoiler for screenshot pulau jeju:
Spoiler for screenshot pulau jeju:



Sejarahnya Pulau Jeju


Menurut catatan sejarah Cina kuno, San Guo Zhi, pada abad ke-3 Masehi, Pulau Jeju adalah sebuah kerajaan independen yang bernama Tamra. Pada saat itu Tamra sudah menjalin hubungan dagang dengan Tiga Negara Han di Semenanjung Korea. Dari abad ke-5 sampai 9, Tamra juga menjalin hubungan dagang dengan kerajaan Goguryeo, Silla, Dinasti Tang dan Jepang. Tahun 1105, Tamra diserap dalam teritori Dinasti Goryeo pada masa pemerintahan Raja Gojong (bertahta 1215-1259) dan namanya diganti menjadi Jeju ("daerah"). Dengan masuknya Jeju dalam teritori Goryeo, sumber daya alam Jeju diperas demi memberi upeti kepada istana sehingga beberapa kali rakyat Jeju melakukan pemberontakan. Pada tahun 1270, Tiga Polisi Elit (Sambyeolcho) dibantu oleh rakyat Jeju memberontak pada pemerintahan setempat dan penguasa Mongol, namun berhasil dipatahkan.

Para penguasa Mongol memilih Jeju sebagai pangkalan untuk menyerbu ke Jepang. Di pulau ini mereka menternakkan kuda, membuat kapal perang dan mendirikan kuil Buddha bernama Beobhwasa. Pada periode Dinasti Joseon (1392-1910), kaum penguasa memandang Jeju sebagai daerah perbatasan. Rakyat di daratan utama umumnya menganggap Jeju sebagai tempat asing dimana narapidana dibuang atau diasingkan. Pada abad ke-17, Raja Injo bahkan membuat peraturan bahwa rakyat Jeju dilarang pergi ke daratan utama. Peraturan ini bertahan hampir 200 tahun sampai dihapuskannya di abad ke-19. Akibatnya, rakyat Jeju sangat terisolasi dari dunia luar.

Pada saat penjajahan Jepang, rakyat Jeju menderita kelaparan dan kemiskinan. Banyak di antara mereka pindah ke Osaka pada tahun 1923. Selama periode penjajahan, warga Jeju berpartisipasi dalam perlawanan terhadap kolonialisme. Perlawanan terbesar terjadi antara tahun 1931-1932 di desa-desa nelayan di Kecamatan Gujwa dan Seongsan oleh para penyelam wanita (haenyeo). Pergerakan ini adalah perlawanan terbesar yang pernah dilakukan oleh wanita di Korea. Namun gerakan ini tidak menemui hasil. Setelah penjajahan berakhir, Pulau Jeju berada di bawah pengawasan militer Amerika Serikat. Pada peringatan Pergerakan 1 Maret 1919 tahun 1947, terjadi insiden berdarah yang disebabkan oleh penembakan polisi. Warga Jeju merespon insiden itu dengan mengadakan demonstrasi besar-besaran namun diredam oleh militer Amerika Serikat dengan penangkapan dan pembantaian.

Insiden ini memicu resistensi warga Jeju, terutama dari kaum pemuda yang mulai memberontak dan membangun pertahanan di kaki Gunung Halla. Kelompok ini menolak pembentukan Republik Korea yang dijadwalkan tanggal 10 Mei 1948. Pada tanggal 3 April 1948 mereka menyerang 11 pos polisi di seluruh pulau. Peristiwa ini menandai dimulainya Insiden Tiga April di Pulau Jeju. Setelah penyerangan tersebut, militer Amerika Serikat turun tangan dibantu tentara nasional dalam upaya pembersihan terhadap para pemberontak yang dianggap sebagai simpatisan komunis dengan cara membakar desa-desa di kawasan pegunungan. Upaya pembersihan berlanjut menjadi genosida mulai bulan Agustus 1948 sampai tahun 1949 yang membunuh ribuan orang.


Spoiler for screenshot pulau jeju:


Spoiler for screenshot pulau jeju:


Spoiler for screenshot pulau jeju:
Kuliner Jeju

Kuliner rakyat Jeju sangat berbeda dengan yang ada di daratan utama. Mereka banyak bekerja sebagai nelayan sehingga bahan makanannya kebanyakan adalah hasil dari laut. Orang Jeju gemar mengkonsumsi makanan segar seperti ikan mentah. Hasil utama lain adalah rumput laut, abalon dan buah-buahan. Salah satu masakan Jeju yang paling terkenal adalah Jeonbokjuk, bubur abalon.
Spoiler for makanan khas:




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11495751

WOW 10 tempat berlibur bagi para pengkhayal


Wujudkan imajinasi berlibur Anda. Beberapa tempat wisata di dunia menyajikan paket liburan mewah bagi Anda yang senang berkhayal dan ingin merasakan hidup seperti tokoh-tokoh tertentu. Mulai dari menjadi maharaja di sebuah tempat autentik di India hingga menjajal peternakan koboi bergaya Wild West ala John Waynes. Berikut sepuluh tempat wisata fantasi tersebut, seperti dikutip Reuters dari situs AskMen

Spoiler for Hotel Marques de Riscal, La Rioja, Spanyol:

1. Hidup ala ahli minuman anggur di Hotel Marques de Riscal, La Rioja, Spanyol
Tempat yang terletak di utara Spanyol ini didesain oleh arsitek kondang Frank Gehry. Di sini Anda bisa menikmati pemandangan kebun anggur atau mencicipi anggur terbaik dunia di Restoran 1860. Setelah makan malam, Anda bisa beristirahat sambil menikmati minuman keras sebelum tidur di The Wine Bar Vinoteca. Sedangkan paginya, Anda bisa merasakan perawatan spa dengan terapi minuman anggur di Caudalie Vinotherapie Spa.


Spoiler for Hotel Hilton Sao Paulo Morumbi, Brasil:

2. Hidup ala presiden di Hotel Hilton Sao Paulo Morumbi, Brasil
Tempat ini menawarkan kehidupan bak jutawan dengan paket seharga US$ 5.500 atau sekitar Rp 55,4 juta. Anda bisa merasakan perjalanan dengan helikopter dari dan ke hotel, disambut dengan sampanye dan cokelat saat tiba, dan kunci untuk kamar Presidential Suite. Nikmati makan malam di dalam kamar mewah Anda untuk dua orang dan sarapan di tempat tidur sebelum kembali ke helipad di bubungan atap hotel.


Spoiler for The Candili Estate, Pulau Euboea, Yunani:

3. Hidup ala penduduk Yunani kuno di The Candili Estate, Pulau Euboea, Yunani
Berdiri di lahan seluas 10 ribu hektare, Sparta Fitness Holidays membuat Anda berubah dari manusia biasa menjadi dewa dewi Yunani melalui program serupa olah raga olimpiade Yunani kuno seperti jalan-jalan atau lari di pegunungan, latihan daya tahan tubuh dan berat badan, dan pijat penghilang stres.


Spoiler for The Ashram, California, Amerika Serikat:

4. Hidup ala prajurit di The Ashram, California, Amerika Serikat
Untuk liburan yang dapat membuat Anda berkeringat, di sinilah tempatnya. Dalam latihan selama satu pekan, Anda akan digembleng seperti tentara. Kegiatannya adalah hiking selama lima jam, yoga selama tiga jam, latihan fisik selama satu jam, dan berenang selama satu jam.


Spoiler for The Write Light, Tarifa, Costa del la Luz, Spanyol:

5. Hidup ala pujangga di In The Write Light, Tarifa, Costa del la Luz, Spanyol
Di tempat ini, gairah menulis Anda akan digali dalam sebuah lokakarya menulis kreatif. Mulailah dengan novel buatan sendiri yang selalu Anda impikan. Kemudian lanjutkan dengan bergaul dengan sesama pencinta sastra di pantai. Berlangsung selama empat hari, kursus ini memuat lokakarya tak resmi yang akan mengembangkan bakat seni menulis Anda.


Spoiler for Byron Bay, New South Wales, Australia:

6. Hidup ala peselancar di Samudra, Byron Bay, New South Wales, Australia
Tempat ini menyediakan kegiatan kombinasi antara berselancar dan yoga. Rumah liburan bergaya resor ini dibangun di lahan rindang seluas 27 hektare. Dengan gaya liburan bohemian, setiap pagi Anda bisa memulai hari dengan yoga sebelum dilanjutkan dengan instruksi berselancar di tepi pantai.


Spoiler for Peak Cow Camp, Wyoming, Amerika Serikat:

7. Hidup ala koboi di Triple Peak Cow Camp, Wyoming, Amerika Serikat
Berlatar di Wyoming Mountain Range, di tempat ini berjejer tenda-tenda ala koboi tempat di mana Anda bisa makan malam dan memanggang barbecue sebelum tidur di kasur gulung. Kemudian Anda bisa melanjutkan kegiatan siang hari dengan menunggangi kuda sejauh 10 ribu hektare sembari melihat gerombolan sapi sebanyak 800 hingga seribu pasang.


Spoiler for Kopan Monastery, Kathmandu, Nepal:

8. Hidup ala biksu petapa Buddha di Kopan Monastery, Kathmandu, Nepal
Setiap tahun, lebih dari 200 wisatawan asing mengunjungi tempat yang berada di kaki perbukitan Himalaya ini. Di sana mereka bisa berpartisipasi dalam 30 hari kegiatan pencerahan. Selain itu, tempat ini juga menawarkan tujuh hingga sepuluh hari kegiatan meditasi bagi yang tidak begitu memercayai agama Buddha


Spoiler for Taj Lake Palace, Udaipur, India:

9. Hidup ala maharaja di Taj Lake Palace, Udaipur, India
Berlatar apung di tengah-tengah Danau Pichola, bagian utara Rajasthan, India, tempat ini adalah tempat terbaik kedua setelah Taj Mahal. Di sini Anda bisa berjalan menyusuri halaman yang dihiasi air mancur atau pundimanja di Taj Spa. Lalu Anda juga bisa makan malam di tempat supermewah nan eksotis, Restoran Neel Kamal.


Spoiler for ICEHOTEL, Jukkasjarvi, Swedia:


10. Hidup ala orang Eskimo di ICEHOTEL, Jukkasjarvi, Swedia

Tempat yang berjarak 200 kilometer dari Arctic Circle di Swedia ini cukup terkenal di seluruh penjuru dunia. Mulai dari meja resepsionis hingga tempat tidurnya terbuat dari es yang diambil dari Sungai Torne. Anda bisa check in hotel, menghangatkan diri dengan pakaian berbulu khas Eskimo, dan menikmati hasil seni es yang mengagumkan sebelum menyeruput minuman beralkohol di Absolut ICEBAR. Bagi yang menginginkan kegiatan pemompa adrenalin, Anda bisa mencoba aktivitas mengendarai mobil traktor salju dan memancing ikan di air es.





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11091003

6 Cara Ini Bantu Anda Miliki Dana Berlibur


1. Kerja sampingan
Kerja sampingan adalah cara paling mudah mendapat tambahan penghasilan. Variasi pekerjaannya pun sangat luas. Bisa berdagang, mengajar, menulis dan sebagainya. Coba amati sekeliling Anda, cari peluang, dan putar otak untuk menghasilkan uang.

2. Mencari Sponsor
Pernah lihat acara jalan-jalan ke luar negeri bersama artis? Nah, kalau Anda artis atau figur publik, memang gampang sekali mencari sponsor untuk jalan-jalan. Tapi sebagai orang biasa, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan hal itu. Beberapa biro perjalanan punya "Paket 10 gratis 1". Maksudnya jika Anda bisa mendapatkan 10 orang untuk sebuah paket wisata, Anda akan mendapatkan satu paket gratis yang bisa Anda jual lagi atau dipakai sendiri. Kalau Anda tidak menemukan biro perjalanan yang punya paket seperti itu, Anda bisa bernegosiasi untuk membuat paket tersebut.
3. Ikut undian
Di Indonesia banyak sekali undian berhadiah. Hanya dengan membeli sebuah produk, Anda mendapat kesempatan untuk memenangkan sesuatu. Baik berupa uang maupun barang berharga. Bahkan beberapa bank menyelenggarakan undian berhadiah untuk tabungan. Selain uang Anda bertambah karena rajin menabung, Anda juga berkesempatan memenangkan sesuatu. Silakan buktikan kemujuran Anda dan jangan lupa banyak berdoa.

4. Berinvestasi
Anda pasti tahu bahwa beberapa barang nilainya meningkat dengan cepat dalam hitungan bulan atau bahkan hari, misalnya emas dan surat berharga. Sisihkan penghasilan Anda untuk membeli instrumen investasi untuk kemudian dijual sebagai biaya jalan-jalan.
5. Mengatur gaya hidup
Kalau Anda bisa memilah dan memilih dari sekian banyak kebiasaan Anda, pasti ada yang bisa dibuang supaya menghasilkan uang, seperti mengurangi belanja atau "ngafe".
Kalau mau sering jalan-jalan, jangan ragu mengurangi kegiatan yang menghabiskan uang hanya demi gaya. Jika perlu, bawalah makan siang dari rumah demi kesehatan tubuh dan kantung.
6. Cuci gudang
Kapan terakhir kali Anda "membereskan" rumah, dalam arti membuang barang yang tidak perlu? Jika Anda cermat, banyak sekali barang di rumah kita yang tidak perlu-perlu amat dimiliki. Silakan pilah dan pilih barang yang tidak Anda perlukan tapi masih cukup bernilai, kemudian buatlah garage sale.
Seperti halnya ke Roma, ada banyak jalan menuju jalan-jalan. Jangan jadikan "tidak punya duit" sebagai dalih. Mulailah rajin menabung, cermat mencari peluang, berpikir kreatif dan segera jalan-jalan.




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11703833